juara ejsc 2016

DUTA BANGSA: Pemenang East Java Scouts Challenge 2K15 dari SD Unggulan Al-Ya’lu Malang dan dan tim putri Lumajang berfoto bersama Bapak Saifullah Yusuf Wagub Jatim (tengah) yang diapit Wapemred Jawa Pos Nanang Prianto serta GM PT DBL Indonesia Masany Audri di Gedung Negara Grahadi tadi malam. (Foto: Dipta Wahyu/ Jawa Pos)

DUTA BANGSA: Pemenang East Java Scouts Challenge 2K15 dari SD Unggulan Al-Ya’lu Malang dan dan tim putri Lumajang berfoto bersama Bapak Saifullah Yusuf Wagub Jatim (tengah) yang diapit Wapemred Jawa Pos Nanang Prianto serta GM PT DBL Indonesia Masany Audri di Gedung Negara Grahadi tadi malam. (Foto: Dipta Wahyu/ Jawa Pos)

PERASAAN Sultan Azis kemarin (20/10) bercampur aduk. Siswa kelas 6 SD Unggulan Al-Ya’lu, Arjosari, Malang, itu masih setengah tidak percaya. Bersama sembilan teman sekelasnya, dia bakal berangkat ke Amerika Serikat untuk mengikuti Boo Fest-Neon Nights di Los Angeles. SD Al-Ya’lu ditahbiskan sebagai regu Pramuka terbaik dalam East Java Scouts Challenge (EJSC) 2015.
Regu Pramuka itu telah menyisihkan lebih dari 170 ribu peserta Pramuka SD se-Jatim. Mereka juga menjadi yang terbaik dari total 122 kompetisi. ”Seneng, tapi ya grogi. Tapi, banyak seneng-nya,” ungkap Sultan di Gedung Negara Grahadi kemarin.

Dia tidak pernah menyangka bisa menang. ”Masuk final sudah sangat bangga,” tutur bocah 12 tahun tersebut.

Para bocah pemenang itu dilepas secara resmi oleh Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf yang juga ketua Kwarda Jatim di Gedung Negara Grahadi tadi malam. Ketua Harian Kwarda Jatim A.R. Purmadi menyatakan sangat bangga dengan adanya kompetisi itu. ”Apalagi didukung sepenuhnya oleh Jawa Pos. Jadi luar biasa,” ucapnya.

Purmadi mencatat, ada revitalisasi gerakan Pramuka di Jatim. Dari penelusuran di lapangan, kata Purmadi, ada peningkatan denyut gerakan Pramuka di seluruh Jatim. Selain itu, dia menyatakan, gerakan tersebut kemudian menjadi inspirasi di tingkat nasional. ”Kegiatan ini jadi diadopsi Kwarnas. Namanya Indonesia Scouts Challenge,” paparnya.

Purmadi juga mengungkapkan, kegiatan tersebut berbuah penghargaan dari presiden untuk Gubernur Jatim Soekarwo. ”Penghargaannya diterima 16 Agustus lalu,” terangnya.

Di bagian lain, Ketua Kwarda Jatim Saifullah Yusuf berpesan bahwa tim yang berangkat tersebut mewakili Indonesia. Karena itu, tim harus memaksimalkan potensi ketika berada di Negeri Paman Sam. ”Saya yakin semua bisa menjadi duta yang baik,” ujarnya.

Acara pelepasan kemarin ditutup dengan persembahan tari glipang oleh regu putri SD Islam Tompokersan. Kemudian, SD Unggulan Al-Ya’lu menampilkan joget dengan tarian yang dinamakan Joget Komando.

Rencananya, mereka berangkat pagi ini menuju Singapura. Setelah melakukan city tour di Singapura, rombongan terbang ke Los Angeles, AS, keesokannya (22/10). (ano/c5/kim) Story Provided by Jawa Pos

Archives