SD juara olimpiade di Malang

     Selamat atas prestasi Regu SD Unggulan AL-YA’LU menjadi Juara Umum KIHAJAR STEM 2021 jenjang SD/MI Tingkat Nasional. Regu kompetisi ini beranggotakan tiga murid kelas V: Cakra Buana, Maryam Sabda Jamila, dan Satyawada Mahesa.  Mereka ditetapkan sebagai Juara Umum Nasional melalui SK Kepala Pustekkom Kemdikbud Ristek No. 4944/J1/TI.02.00/2021. Kihajar STEM adalah ajang kompetisi akademik yang diselenggarakan oleh Pustekkom Kemdikbud Ristek secara berjenjang di bidang Science, Technology, Engineering and Mathematics. Pelaksanaan Kihajar STEM dimulai pada bulan Mei s.d. November 2021 dan dilaksanakan
secara daring, baik untuk peserta di tanah air maupun di luar negeri (Sekolah Indonesia Luar Negeri). Tujuan kegiatan ini adalah untuk memotivasi penggunaan TIK untuk pembelajaran (khususnya layanan Pusdatin), meningkatkan literasi dan numerik, menumbuhkan karakter disiplin, mandiri dan jujur serta meningkatkan keterampilan 4C sebagai pembelajaran abad 21. Keterampilanketerampilan tersebut terdiri dari kemampuan berpikir kritis, kreatif, berkolaborasi dan berkomunikasi ini akan dipraktikkan oleh siswa dengan menyelesaikan proyekproyek secara tim dari level basic hingga final. Kompetisi tersebut diawali dengan tahap basic, intermediate, dan final. Hingga menjadi juara, perjuangan Tim SD Unggulan AL-YA’LU cukup rumit dan panjang, hingga mengalahkan lebih dari 8000 peserta dari 34 provinsi di Indonesia Selamat atas prestasi yang diraih, pacu terus untuk berprestasi yang lebih tinggi.

Prestasi akademik kembali diukir siswa AL-YA’LU Malang. Kali ini dalam olimpiade matematika Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO).

MEDALI. Dua siswa SD Unggulan AL-YA`LU: Ahmad Kutai Bantani dan Banon Akbar menunjukkan medali dan piagam yang diraih dalam olimpiade matematika TIMO.

Empat siswa AL-YA’LU meraih medali kompetisi matematika tersebut. Mereka masing-masing 2 siswa SD Unggulan AL-YA’LU dan 2 siswa SMP Unggulan AL-YA’LU.

Adalah Ahmad Kutai Bantani, siswa kelas 3 SD Unggulan AL-YA’LU ini meraih silver medal. Adapun adik kelasnya, Banon Akbar yang masih kelas 1 SD meraih bronze medal.

Dua siswa SMP Unggulan AL-YA’LU: Wahid Badar Abiddin dan Algar Kabirul Dawam berkalung medali TIMO dan memperlihatkan piagam penghargaan mereka.

Tidak kalah dengan adik-adiknya, 2 siswa SMP Unggulan AL-YA’LU juga meraih masing-masing silver medal. Kedua siswa  ini adalah Algar Kabirul Dawam dan Wahid Badar Abiddin.

Olimpiade matematika ini diikuti oleh ribuan peserta dari beberapa negara diantaranya Indonesia, Thailand, Hongkong, Bulgaria, Iran, Filipina dan beberapa negara lainnya. Kegiatannya ada dua tahap, heat round di masing-masing negara dan final round di Thailand.

Selamat atas prestasi kalian dan tingkatkan untuk mendapatkan prestasi yang lebih tinggi.